Archive for December, 2006

safe me from my self…2

Monday, December 25th, 2006

aha…udah almost 1 month gak bersua dgn kamu,,,yeah cm kamu,,,(ky g ad tmn aj!)
ok fren ada banyak hal yg musti kita (konietzs, red.) syukuri:
1. selamat buat dr ane ndiri n my sister n her husband,,,nyang ud pny  putri kecil ponakan ane…"KAYLA NUR SALSABILA" mugi2 gusti 4JJi…meridhoi eh…menjadikan  kakay  putri yg sholehah…cerdas, beriman, dan bermanfaat utk  diri, bunda ma ayahnya n keluarga , n ummat! AMiEn..
pezen dari athe konietzs jgn suka marahin bunda klw bunda "…" (sensor!)

2. syukur deh ane masih diberi umur ampe bulan desember… mudah"an ampe ntr thn 2007…sungguh maut akan menjemput qm kpn aj n dmn aj nietzs so,,, istiqomah  di JalanNya…so i say..,"JIHAD SABILUNA….ALLOHUAKBAR!!!!!!!!"

3. and bwt semua tmn2 yg kenal ma ane nietzs haturkan tengkyu bwt smua kebaikan n kemurahan hati menerima ane di hati tmn2 smua…Khianati….eh,,,maafin ane nyang pernah tersakiti dan disakiti olehku…ku tak bisa menahan smua sesak didada ini yang mkn…mkn… huaaaaggghhh..!! CAPE DEH…..

4. empat kali empat sama dengan enambelas… dst. (bingung!)

5. for my mother n my father n also my brot n mt sist…. bantu putri mu tuk bisa bahagiakan mamah n bapak… >>adik kecil mu ini tuk bisa jadi yg terbaik…

6. thank to 4JJi for this life…bimbing hambaMu ini menuju jalanMU yang LURUS…
ampuni kedzaliman hambaMu ini…yg berlumuran dosa…….

"Andai ku tahu…kapan tiba ajalku….ku akan memohon ALLOH bimbing setiap langkahku tuk selalu di jalanMu…"
                          <<<HELP ME>>>
                                  n
             <<<<SAFE ME FROM MYSELF>>>>

>>>sekian dulu uraian hati dari sang pemikat (pengkhianat,,)<<<

safe me from my self…?!

Monday, December 25th, 2006

Saat kita ditanya, apakah kita ingin memperbaiki diri, kita
pasti menjawab iya. Kita ingin menjadi lebih baik, lebih bahagia, lebih sehat,
lebih kaya, lebih shaleh, pokoknya lebihlah. Tetapi apa yang terjadi? Dari
beberapa survey, orang yang menuliskan tujuannya masih dibawah 5%, padahal
tujuan merupakan arah saat kita akan menuju keadaan yang lebih baik. Tujuan
seperti peta disaat Anda melakukan perjalanan jauh.

Adalah terlalu sombong jika kita merasa bahwa kita bisa berjalan sepanjang
puluhan tahun ke depan, tanpa petunjuk yang jelas. Padahal ketidak pastian begitu
banyak didepan kita, ibarat jalan yang bercabang yang bisa membingungkan kita
saat kita menempuh perjalanan.

Suatu peta akan bermanfaat saat kita tahu posisi kita. Peta menjadi tidak
berguna jika kita tidak mengetahui posisi kita. Jadi kita harus tahu ada dimana
dan kita akan kemana, yang akan membuat perjalanan kita makin lancar dan jelas
serta cepat.

Mengetahui posisi diri tiada lain adalah mengenal diri sendiri. Baik mengenal
kecerdasan Anda, bakat, hobi, watak atau sikap dominan Anda, dan tidak lupa
lingkungan terdekat kita. Sebenarnya masih banyak aspek yang perlu kita kenali,
semakin banyak yang kita kenali tentang diri sendiri akan semakin baik.

Kita akan melihat, dengan mengenal diri sendiri kita akan sadar akan segala
keterbatasan kita dihadapan Allah sehingga membuat kita tidak menjadi orang
yang takabur. Di sisi lain kita juga akan sadar bahwa Allah telah memberikan
potensi yang tak terhingga pada diri kita untuk mengarungi kehidupan di dunia
ini.

Setelah kita mengenal potensi diri kita, kemudian kita akan mengoptimalkan
potensi yang kita miliki. Selain itu kita pun akan tahu potensi apa saja yang
belum muncul sehingga kita akan terus menggali berbagai potensi yang belum
nampak tersebut. Jika dua hal ini kita lakukan, kita akan menjadi manusia yang
bermanfaat di muka bumi ini, insya Allah.

Dengan mengenal diri sendiri kitapun lebih mudah untuk melakukan berbagai
perbaikan pada diri sendiri. Kita akan tahu apa yang kurang dan apa yang sudah
cukup. Kita akan melakukan perbaikan lebih terarah dan efektif. Perbaikan diri
kita pada berbagai aspek bukan hanya untuk mempersiapkan bekal hari esok,
termasuk bekal kita di hari akhir nanti.

Mulailah bertafakur tentang diri kita, analisa berbagai aspek tentang kita
sedalam dan sejelas mungkin, sehingga kita mengenal siapa kita. Manfaatkan
nasihat dan kritik orang lain sebagai umpan balik untuk melihat kekurangan
kita. Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika
kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada
pujian seorang teman. Tapi bukan berarti kita harus punya musuh.

Evaluation Momento-^nietzs^,,,,,,,,

Monday, December 25th, 2006

Evaluation Momento…

Tak lama lagi, tahun 2006 akan segera berakhir). Namun itu bukan akhir
segalanya. Masih ada tahun 2007 dan seterusnya yang harus kita lalui jika Allah
memberi kita umur panjang. Masih ada hal- hal yang belum kita selesaikan. Masih
ada keinginan dan cita- cita beluam kita capai. Jadi, kita harus bersiap lagi
untuk melangkah, bergerak, dan bertindak pada tahun esok, meski kita tidak tahu
apa yang akan terjadi pada hari esok tersebut.

Kita semua berharap, tahun 2007 nanti dan seterusnya, kehidupan kita akan lebih
baik. Lebih banyak kesuksesan, lebih banyak pencapaian, lebih sehat, dan lebih
bahagia. Jangan lupa berharap juga bahwa tahun depan kita juga akan lebih
banyak berbuat untuk orang lain, bukan hanya untuk diri dan keluarga saja.
Ingat, kata kuncinya adalah "lebih" tentu saja lebih untuk hal yang
positif.

Harapan bisa tinggal harapan jika kita tidak ada usaha untuk meraihnya. Kita
harus lebih baik. Agar kita lebih baik, kita harus melihat apa yang telah kita
lakukan dan yang telah kita capai pada hari yang telah lewat. Kata lainnya kita
harus mengevaluasi diri kita. Hasil evaluasi inilah yang akan menjadi standard
kerja kita tahun depan.

Mungkin, hasil evaluasi tersebut ada yang membuat kita bahagia dan senang.
Tetapi, mungkin juga ada sebagian hasil evaluasi membuat kita kecewa dan sedih.
Tidak masalah, karena kedua hasil tersebut akan sama-sama mengandung hikmah
demi perbaikan kita pada masa yang akan datang. hasil yang membahagiakan akan
menjadi modal bagi kita. Hasil yang negatif akan menjadi bahan pelajaran agar
kita tidak mengulanginya kesalahan yang sama.

Marilah, kita mengevaluasi diri kita. Kita mengevaluasi apa yang kita lakukan
dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk
kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik. To be better and better.